Hamil oh Hamil
Malam sudah cukup matang. Jam di handphone menunjukkan pukul 21.15. Si bungsu sudah 2 hari tidak makan sotong & tahu bulat favoritnya.
Baiklah
Atas alasan tersebut, keluarlah kami berdua, mengendarai motor Beat andalan, menuju arah Stadion Maguwo yang selalu ramai dengan puluhan pedagang makanan di sepanjang jalan depan stadion
Karena niatnya cuman beli dibungkus, jadilah hanya bermodal daster, dirangkap sweater gombramg dan kerudung seadanya. Bener2 versi emak - emak niat tidur tapi tiba2 harus keluar rumah. Malas ganti baju
Entah bawaan angin malam minggu atau gimana, niat mencari tahu bulat berakhir dengan siomay batagor. Ada beberapa stand siomay tapi kami mencari yang ada tempat untuk "dine in"
Hingga roda Beat membawa kami ke Jl. Purwomartani yang tak kalah ramai dengan aneka jajanan di sepanjang jalan. Namun dengan konsep warung, agak berbeda dengan pedagang di Stadion Maguwo yang rata - rata berkonsep street food alias gerobakan/tenda saja
Sampailah mata kami tertuju pada tulisan neon box yang cukup "catchy" Siomay dan Batagor Raos Bandung. Mmhh...looks meyakinkan
Sambil parkir, sudut mata saya menangkap si mamang batagor sedang melayani satu bapak - bapak yang terlihat agak riweh memilih menu.
Segera saya bergabung setelah motor terparkir rapi
"Mbak, gratis niy buat ibu hamil. Mbak hamil nggak?" kata bapak pembeli tiba - tiba menyapa sambil menunjukkan tulisan di counter batagor si mamang
Agak gelagapan karena mungkin bagi sebagian orang sapaannya lumayan nyolot dan tidak sopan
Untung sisa - sisa ketengilan saya jaman muda segera menguasai keadaan. Langsung saya balas "wah asik, iya lagi hamil ini saya Pak," kata saya sambil tertawa lebar
Saya nggak memperhatikan ekspresi si mamang penjual karena langsung asik memilih pesanan saya dari kukusan siomay
"Berapa sebiji, mang?" tanya saya berbasa - basi
"2.500, Teh" jawab si mamang
Saya memilih beberapa item untuk 2 porsi, saya dan si bungsu
Khusus untuk saya, beberapa item saya minta untuk digoreng
Si bapak yang sudah duluan order, makan pesanannya di meja sebelah. Sesekali mengajak mengobrol random
Hingga pesanan saya akhirnya datang. Asiklah kami makan, saya dan si bungsu.
Sementara si bapak sudah selesai makan dan ngobrol dengan si mamang di teras warung
"Berapa semua, Mang?" tanya saya
"44 ribu, teh" kata si Mamang
"Okay, qris ya," kata saya agak kaget karena dengan 2.500/pcs sementara saya hanya mengambil 9 item seharusnya tidak sampai segitu, meskipun plus minum. Tapi ya udah lah, pikir saya mungkin tadi saya salah dengar dengan harganya. Mungkin ada perbedaan harga per item dan si Mamang hanya bilang start from 2500
"jangan Teh, cash aja, qrisnya sudah saya rekap" kata si Mamang yang ternyata sudah menutup counternya. Jadi saya dan si bapak adalah pembeli terakhir
Oiya, si bapak masih stay di teras warung selama saya makan hingga membayar
Untung di dompet ada uang, karena akhir akhir ini saya jarang membawa uang cash di dompet dalam jumlah besar.
Saya serahkan lembaran 50ribuan satu - satunya di dompet saya. Si Mamang memberi uang kembalian yang langsung saya masukkan dompet, tanpa sempat saya hitung karena si bapak itu tiba - tiba kembali mengajak ngobrol setelah liat plat motor saya bukan AB
Begitu saya menuju motor, si bapak ikutan naik motornya. Ealah ternyata nungguin, pikir saya
Ya sudah pergilah saya setelah basa basi secukupnya
Karena ada barang yang dibeli, berhentilah sebentar di Alfamart. Buka dompet ketika mau bayar belanjaan, loh kok banyak sekali kembalian dari si Mamang batagor, 27 ribu. Padahal jelas - jelas tadi dia bilang 44ribu dan saya memberi uang 50ribuan
Sepanjang jalan, saya dan si bungsu membahas uang kembalian ini. Dari salah hitung, atau mungkin si bapak itu mengganggu konsentrasi si Mamang..dan akhirnya sampai pada kesimpulan si Mamang mengira saya beneran hamil!!! 😁
Hadeuuhh
Yang pertama saya merasa bersalah jika si Mamang mengira demikian. Dan saya juga merasa berdosa karena termakan yang bukan hak saya
Tapi yang paling menyesakkan dada adalah...segendut apa hamba ya Tuhan..sampai dikira hamil 😅😅😅
Hadeuuhh ( lagi dan lagi )
Sepertinya saya besok harus klarifikasi ke si Mamang Batagor, sambil pakai baju yang rada ngepas bodi wkwkwkw
Btw saya emang hamil...tapi dulu banget ☺️
Maguwo
( Abis hujan, dingin, enak buat ngemil. Btw Mei kok ya hujan mulu siihh )



Komentar
Posting Komentar