Jogja - Banjarmasin Trip With Dharma Kartika ( Part 1 )

Ini bukan keputusan yang mudah
Sulit, sangat sulit


NAIK KAPAL!

Yesss...di tengah gencar pemberitaan kecelakaan laut, kapal tenggelam, eh tiket kapal sudah ada di handphone. Lunas terbayar.
Mau mundur, tapi ada kepentingan yang mendesak, mau tetap maju, ada 3 nyawa yang dipertaruhkan

Setelah maju mundur, geser kiri kanan, lompat atas bawah...finally kami sudah dalam bus, 9 jam perjalanan menuju pelabuhan. Mencoba berpikir positif bahwa tidur di rumah tanpa beraktivitas apapun, tetap akan ada resiko. Minimal salah urat karena bantal ketinggian.
Wokeeee...lets go boys! Lets traveling like a man!

Jogja - Surabaya

Karena Jogja tak ada pelabuhan kapal feri dan Surabaya satu - satunya kota terdekat yang melayani pelayaran kapal penumpang, barang dan kendaraan maka dengan menggunakan bus, kami berangkat Senin sore jam 15.45 untuk mengejar jadwal kapal feri Selasa jam 05.00 pagi. Ini adalah jadwal setelah delay, karena rencana awal, kapal diberangkatkan Senin pukul 23.00. Ternyata kapal pun bisa delay, nggak kalah sama pesawat terbang.

Karena kurangnya pengalaman serta malas bertanya, kami turun sampai mentok di Terminal Bungur Surabaya. Seharusnya kami turun sekitar 1km sebelum terminal, tempat ojek online biasa mangkal. Karena terlanjur masuk terminal, mau tidak mau kami pakai jasa taksi di terminal, dengan ongkos lebih mahal. Rp.200.000 untuk perjalanan Terimal Bungur menuju Pelabuhan Tanjung Perak. Jika melihat aplikasi, tarif mobil online sekitar Rp.105.000. Tapi siapa sih yang di tengah malam jam 13.00 mau menyusuri jalan sepi nan gelap di sepanjang terminal menuju pintu keluar untuk mendapat taksi online demi selisih harga beberapa puluh ribu, dengan menenteng 4 tas bawaan serta 1 bocil yang baru
bangun dari lelap. Hmm...terima kasih

Tapi noted ya, kalau mau nyambung perjalanan dengan online ride maupun car, bisa bilang sama kondektur busnya, nanti akan diturunkan sebelum terminal. Heran juga sih, kenapa masih primitif banget, bukannya malah jadi bikin orang malas naik bus?


Tanjung Perak
Here we are
Setelah sekitar 30 menit perjalanan taksi dari terminal, 13.30 sampailah kami di Tanjung Perak. Rada gugup melihat pelabuhan yang sudah ramai dengan calon penumpang kapal, tidur menggelosor di sepanjang lorong teras, serta di ruang tunggu yang sebagian sudah bisa diakses. Sebagian lainnya masih gelap dan terkunci.


Tips : Jika kamu bingung, tanyalah kepada petugas yang kompeten dan berwenang. Ciri - cirinya, carilah petugas yang berseragam resmi, biasanya duduk di meja khusus di depan pintu masuk atau lokasi strategis
Karena lumayan banyak orang sok tahu dan kepo yang bakalan menyerbu untuk sekedar bertanya tujuan atau entah untuk kepentingan apa yang ujung - ujungnya kadang membingungkan
dan memberi info menyesatkan


Tips lagi, kalau kamu bingung jangan kelihatan bingung, yakin saja dan gunakan nada tegas namun tetap sopan dan ramah ya, biar tidak memancing kerusuhan hehehe


Setelah diberi info arah dimana kami harus masuk nantinya setelah pintu dibuka, berjalanlah kami bertiga dengan adrenalin sudah mulai terpacu menuju gate yang ditunjukkan petugas. Pintu gatenya ada beberapa, jadi pastikan kamu berada di gate yang benar.

Kantuk sudah lenyap, tinggal langkah tegap sok yakin, membelah kaki yang melintang sana sini di lelapnya para calon penumpang. Sepertinya ada lebih dari satu kapal yang akan berangkat. Ada
satu ruang tunggu yang sudah luber, tapi ada juga yang masih ditutup. Ruang tunggu yang masih ditutup ini tujuan kami

Check in dan Boarding
Tepat 14.30, tak lama setelah kami beberapa menit meletakkan pantat di lantai dingin teras pelabuhan bersama ratusan calon penumpang, petugas mengumumkan bahwa pemegang tiket kapal yang akan kami naiki, Dharma Kartika II dipersilakan untuk check in dan boarding. Wow macam naik pesawat juga ya
Karena kami hanya bertiga, dengan 4 tas namun ringkas, maka kami berkesempatan jadi 2 rombongan kedua yang check in

Tips : persiapkan tiket baik yang print out maupun yang e-tiket serta kartu identitas agar memudahkan check in dan tidak memperlambat antrian

Setelah melewati petugas check in, barang bawaan akan melewati mesin detektor. Sama seperti saat naik pesawat. Kemudian petugas akan mengarahkan ke counter boarding.
Setelah mendapat boarding pass, bagi penumpang yang memilih kelas VIP, Kelas 1, Kelas 2 dan Kelas 3 dipersilakan untuk bergeser ke counter sebelah counter boarding untuk mendapat kunci kamar atau info nomor kamar bagi kelas 3. Karena hanya kelas VIP, Kelas 1 dan kelas 2 yang mendapat private room dengan kunci

Setelah itu, kita diarahkan menuju ruang tunggu dengan kembali melewati pintu yang dibuka melalui barcode boarding pass kita. Di sana ada petugas yang membantu dan memasangkan
gelang penanda di pergelangan kita. Ada perbedaan warna gelang bagi penumpang yang dapat kamar ( VIP, Kelas 1, 2 dan 3 ) dengan kelas ekonomi ( tanpa kamar )
Kursi di ruang tunggu pun juga dibedakan. Tapi tidak terlalu signifikan, model kursi hampir sama dan tidak ada fasilitas tambahan seperti colokan. Tapi ada wifi di ruang tunggu ini

Pukul 03.00 tepat, pintu menuju kapal untuk penumpang mulai dibuka, setelah 30 menit sebelumnya barisan truk dan mobil yang mula - mula mendapat giliran naik ke kapal

Bagaimana suasana di dalam kapal?
Kita ketemu di Part 2 yaa

FAQ
1. Berapa sih biaya kapalnya?
Tiket Kapal Dharma Kartika 2 utk 3 orang di kelas 3 = 1.312.000
kelas 2 untuk 3 orang = 1.429.500
semua harga di atas sudah termasuk biaya boarding pass pelabuhan

2. Ada kelas apa aja di kapal?
Untuk yang kamar, ada VIP, Kelas 1, Kelas 2 dan Kelas 3
Yang non kamar, ada kelas ekonomi

3. Apa perbedaan fasilitas tiap kelas?
Untuk Dharma Kartika 2, kelas VIP dan Kelas 1 terdapat kamar mandi di dalam, kapasitas bed lebih sedikit dan lebih private karena ada kunci. Makanan juga dibedakan
Kelas 2 sudah lumayan enak, hanya 4 bed per ruangan, ada wastafel, kunci kamar, TV, jendela tapi kamar mandi tetap sharing di luar. Makanan lebih enak
Kelas 3 agak sumpek, tanpa jendela, satu kamar ada 12 bed, 6 di bawah, 6 di atas. Makanan sepertinya sama dengan kelas ekonomi
Kelas ekonomi, tidur di luar tanpa kamar biasanya di lantai 2 dekat playground, beralas karpet. Jika penuh menempati area mana saja yang bisa dipakai tidur
Dari segi harga, selisihnya tidak terlalu jauh, harga kelas VIP sekitar 565 ribu ( di luar boarding pass pelabuhan sekitar 35rb )

4. Berapa biaya tiket Jogja - Surabaya?

By Bus Eka Rp.145.000/orang, dapat air mineral 600ml, makan 1x di RM Duta Ngawi. Menunya lumayan banyak sekarang, banyak banget malahan. Ada soto, rawon, pecel, gado - gado
lontong opor, nasi ayam opor, nasi ayam geprek, bakso, ayam bakar. Lama perjalanan 9 jam jika tidak full lewat tol, tergantung kondisi lalu lintas jalan
By train, Sancaka, Rp.175.000/orang, kelas ekonomi, no makan, no minum, lama perjalanan only 4 jam

5. Gimana cara pesan tiket kapalnya?
Banyak pilihan cara, tapi yang paling mudah, download aplikasi pemesanan tiket Dharma Lautan Utama ( DLU ) saja ya, ada di playstore
Untuk memesan tiket yang pakai kamar, jika online sudah tidak ada, bisa kontak ke kantor DLU ( offline )





Komentar