November, No nya Adalah......

November
No-nya No 

21 Nov 2025
Penggalan kalimat di atas, saya tulis pada 1 Nov 2025 dan baru saya lanjutkan tulisan itu hari ini. Entah apa yang mau saya tulis saat itu. Betapa ingatan saya sungguh sangat terbatas. Jeda 20 hari, saya sudah lupa sama sekali. 

Itu menjadi salah satu pertimbangan saya ketika membuat blog ini. Saya ingin menyelamatkan dan mendokumentasikan segala hal yang pernah dan sedang saya pikirkan. 
Karena saya menyadari keterbatasan ingatan saya. Dan saya tahu pasti bahwa tulisan ini akan abadi, at least jika tidak ada error system. Sementara saya sudah pasti akan menghilang dari dunia ini. Harapan saya melalui tulisan di blog ini, orang akan mengingat saya. Anak dan cucu akan mengenal ibu dan eyangnya ini dari celotehan blog ini.

Mengingat November, adalah tentang pertama kali saya ke Banjarmasin, tepatnya 22 tahun lalu. Mencoba mengenal kota yang sebelumnya tidak pernah terbayang akan menjadi rumah kedua. Lulusan perguruan tinggi tertua di Jogja, yang mencoba peruntungan di pulau seberang, sehingga akhirnya menetap dan waktu serta aktivitas membuatnya "dewasa" di Kota Seribu Sungai ini.

Waktu Bapak bertanya cita - cita, saya kecil usia 7 atau 8 tahun dengan mantap menjawab, "mau jadi reporter, tinggal di Kalimantan."

Sebuah jawaban yang tegas, lugas, tanpa ragu, tanpa berpikir panjang. Seakan sudah bersiap jika ada yang sewaktu - waktu menanyakannya. 

Berpuluh tahun kemudian, semesta mendukung dengan menempatkan saya di Banjarmasin dengan aktivitas kerja yang masih ada sangkut pautnya dengan ke-reporter-an, tapi dalam scope perusahaan. Karena salah satu tugas saya adalah menjadi penghubung komunikasi antara perusahaan dengan masyarakat luas dan tidak lepas dari para jurnalis yang siap memberitakan segala kabar. Bisa dikatakan citra perusahaan tercermin dari bagaimana saya bersikap. Untungnya ada sedikit pengalaman sebagai jurnalis, pekerjaan sampingan yang saya tekuni sewaktu kuliah. Jadi sedikit banyak, saya sudah terbiasa berbicara dan bertemu dengan segala macam orang. Terbiasa menulis dari beberapa angle, sesuai keperluan.

Gongnya adalah, saya menikah dengan jurnalis.
Sebuah ending cita - cita yang lengkap. Saya rasa

Hingga cita - cita berikutnya membawa saya kembali ke Jawa, ke Jogja tepatnya.
Dan ini bertepatan di Bulan November juga, awal November 2014
Sebuah kebetulan yang tidak disengaja
Tapi satu hal yang ternyata saya sadari, sebuah cita - cita bisa dibentuk berulang - ulang. Bisa direvisi, diperbaiki dan dikembangkan. Jangan khawatir jika kamu merasa cita - citamu kurang sesuai. Coba saja review ulang dan fokuskan pada cita - cita baru yang kamu inginkan.

Saya suka menuliskan segala hal yang menjadi keinginan atau cita - cita saya. Di beberapa tulisan di blog ini saya pernah menyinggungnya. Ketika anak mbarep saya bingung menentukan pilihan SMA, saya ajarkan dia untuk menuliskan 3 sekolah yang dia harapkan, sesuai dengan peringkat kemantapan di hatinya. Kemudian menempelkan tulisan itu tepat di posisi paling strategis di kamarnya, yang selalu bisa langsung dia lihat saat bangun tidur, masuk kamar maupun sedang beraktivitas di dalam kamar. Sehingga menjadi masuk ke dalam alam bawah sadarnya dan menjadi pemicu untuk mewujudkannya. 

Alhamdulillah strategi ini berhasil dan kembali terulang saat dia akan masuk ke pilihan jurusan perguruan tinggi melalui jalur prestasi ( SNBP ). Sungguh saya tidak pernah meragukan kekuatan alam bawah sadar dengan dibantu semesta dan Yang Maha Kuasa.

Jadi jika di November ini saya berharap vila saya di lereng pegunungan sudah jadi, kos seribu pintu saya sudah berdiri, saya santai ngopi sambil menulis dengan masih berbaju yoga sambil memandang hamparan padi....sah - sah saja bukan?

Begitu saja untuk November ini
No nya adalah No(te) for my self, tentang sebuah cita - cita yang harus dikawal dan diperjuangkan









Komentar

Postingan Populer